Penggunaan teknik SEO merupakan serangkaian strategi yang digunakan untuk meningkatkan peringkat situs web pada hasil pencari seperti Google, Bing, atau Yahoo. Dengan meningkatkan peringkat situs web, maka akan meningkatkan jumlah pengunjung yang akan datang ke situs web tersebut.

Penggunaan teknik SEO sangat penting dalam dunia bisnis online saat ini karena persaingan antara situs web semakin ketat dan hanya situs web dengan peringkat tinggi yang akan muncul di halaman pertama hasil pencarian.

Dalam hal ini penggunaan teknik SEO merupakan kunci untuk meningkatkan peringkat situs web dan meningkatkan lalu lintas pengunjung. Penggunaan teknik SEO merupakan suatu tata cara dalam mengoptimalkan SEO.

Lalu apa saja teknik SEO yang bisa Anda praktikkan di website Anda! Yuk simak artikel ini sampai selesai!

Teknik SEO Terbaik untuk Meningkatkan Peringkat dan Traffic Website

1. Install Plugin Yoast SEO

Plugin ini menyediakan berbagai fitur untuk meningkatkan kualitas SEO website Anda, contohnya seperti mengubah title tag dan meta description, submit XML Sitemap, mengubah permalink, verifikasi Google Webmaster Tools, dan menganalisis konten Anda.

Analisis konten merupakan fitur paling menarik dari Yoast SEO. Fitur ini akan mengingatkan Anda jika konten yang dibuat belum sesuai dengan kaidah SEO yang benar.

2. Tambahkan Website di Google Search Console

Google Search Console merupakan plathfrom gratis bagi para pemilik website untuk memonitor bagaimana kinerja website di ranah organik Google. Alat ini memungkinkan Anda mengetahui domain yang memberikan link ke website Anda, kinerja website di perangkat mobile, hingga analisis halaman website dengan traffic tertinggi.

Anda dapat menggunakan jasa SEO website untuk membantu Anda memanfaatkan secara optimal Google Search Console. Jasa SEO dapat membantu menganalisis data yang dihasilkan oleh Google Search Console dan memberikan wawasan serta rekomendasi untuk meningkatkan visibilitas dan performa website Anda.

3. Buat Sitemap

Penggunaan teknik SEO selanjutnya yaitu membuat sitemap. Sitemap merupakan daftar berisi semua halaman website yang dapat diakses oleh pengunjung dan mesin pencari. Dengan adanya sitemap, website Anda akan lebih mudah ditemukan oleh mesin pencari dan lebih cepat terindeks.

Teknik ini akan memberitahu mesin pencari ketika terjadi perubahan struktur di website. Sitemap terdiri dari dua jenis, yaitu sitemap XML dan sitemap HTML. Sitemap XML merupakan sitemap yang diakses oleh mesin pencari, sedangkan sitemap HTML merupakan sitemap yang diakses oleh pengunjung.

4. Pasang Google Analytics

Selain memasang Google Search Console, Anda juga perlu memasang Google Analytics. Meskipun terdengar mirip, sebenarnya kedua alat ini memiliki fungsi yang berbeda.

Fungsi utama Google Search Console yaitu untuk memeriksa performa website di hasil pencarian, sedangkan fungsi utama Google Analytics yaitu untuk mengidentifikasi perilaku pengunjung website.

Dengan Google Analytics, bisa mengetahui pergerakan pengunjung dari halaman pertama yang mereka kunjungi sampai di halaman apa mereka menutup website Anda. Google Analytics juga akan membantu mengetahui halaman mana yang paling banyak menghasilkan conversion dan mana yang kurang maksimal.

5. Tingkatkan Kecepatan Website

Salah satu hal yang dibenci oleh para pengunjung website yaitu durasi loading yang lambat. Karena, loading website yang lama bisa membuat pengunjung website jengkel dan akhirnya mencari website lain yang bisa memberikan informasi lebih cepat.

Sebagus apa pun konten yang Anda buat, pengunjung website tidak mempunyai toleransi untuk loading lambat. Menurut Google, 53% pengguna internet meninggalkan website yang loadingnya lebih dari 3 detik.

Selain itu, 79% orang yang kecewa dengan website loading lama menyatakan tidak akan kembali lagi ke website tersebut. Meningkatkan kecepatan website merupakan peningkatan teknik SEO yang wajib dilakukan.

6. Riset Keyword

Tidak melakukan riset keyword sebelum membuat konten merupakan kesalahan fatal bagi pemilik website dan blog. Riset keyword akan membantu dalam menemukan kata kunci yang relevan bagi pembaca. Ada lima indicator riset keyword yang perlu Anda perhatikan, yaitu volume pencarian, tingkat kesulitan keyword, saran kata kunci, SERP, dan search intent.

7. Targetkan Long Tail Keyword

Terdapat dua jenis kata kunci berdasarkan jumlah kata didalamnya, yaitu short tail keyword dan long tail keyword. Short tail keyword merupakan kata kunci yang terdiri dari satu atau dua kata, sedangkan long tail keyword kata kunci yang terdiri dari tiga kata atau lebih.

Volume pencarian long tail keyword cenderung lebih kecil dibandingkan short tail keyword. Namun, long tail keyword lebih efektif untuk mendatangkan trafik.

8. Buat Konten yang Lengkap dan Menarik

Peningkatan teknik SEO selanjutnya yang kerap dilewatkan oleh pemilik website adalah membuat konten yang menarik atau content marketing.

Ketika ada seorang yang mencari sebuah kata kunci di mesin pencari, mereka menginginkan jawaban yang lengkap untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi.

Google pun menyadari kebutuhan penggunanya dan mulai mengutamakan konten-konten yang lengap untuk menduduki posisi teratas di hasil pencarian. Yang nantinya, konten tersebut berpeluang sukses sebagai cara meningkatkan traffic blog.

Anda bisa menambah gambar ilustrasi, infografik, atau video untuk melegkapi artikel. Media visual akan membantu untuk memahami membaca isi artikel Anda dengan mudah. Apabila mereka puas dengan konten lengkap Anda, bukan tidak mungkiin mereka akan membagikan konten tersebut di media sosial.

9. Optimasi Gambar

Menambahkan gambar ke konten website atau blog merupakan langkah bagus agar pengunjung tidak bosan. Selain itu, gambar juga dapat membantu pengunjung untuk memahami konten Anda.

Namun, Anda perlu mengoptimasi gambar yang diunggah supaya tidak memperlambat loading website atau blog. Salah satu caranya yaitu dengan mengkompres gambar sebelum diupload. Sehingga, ukuran gambarnya tidak akan memberatkan halaman websitenya. Ada banyak cara untuk mengoptimasi gambar di blog, dari cari manual hingga yang otomatis.

10. Maksimalkan Internal Link

Internal link merupakan link dari satu halaman ke halaman lain dalam satu website yang sama. Melalui internal link, mesin pencari dapat memahami konteks dan hubungan antar halaman di suatu website.

Hal tersebut penting, karena Google mengutamakan website yang kontennya saling berhubungan dan Anda bisa menunjukkan hubungan antar konten itu dengan internal link.

Internal link secara tidak langsung membantu meningkatkan waktu yang dihabiskan pengunjung di website atau blog Anda. Dengan adanya internal link, pengunjung akan lebih mudah berpindah ke halaman lain dalam website Anda.

Semakin banyak internal link yang pengunjung klik, semakin banyak halaman yang mereka kunjungi dalam website Anda. Maka, semakin banyak waktu yang mereka habiskan di website Anda.

11. Guest Post

Guest post merupakan menulis artikel di blog atau website orang lain. Di artikel tersebut Anda bisa menaruh link yang mengarah ke blog atau website Anda. Metode ini cukup efektif untuk mendapatkan backlink berkualitas.

Supaya menghasilkan backlink yang berkualitas, Anda perlu memilih dengan cermat website yang akan menerbitkan guest post Anda. Pilihlah website yang kualitasnya jauh lebih baik dari website Anda, baik dari segi trafik maupun domain rating. Peningkatan teknik SEO dengan backlink merupakan strategi dasar SEO yang dapat diandalkan hingga saat ini.

12. Optimasi Meta Tags

Penggunaan teknik SEO selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah mengoptimasi meta tags. Setelah menulis konten yang terdiri dari ribuan kata, hanya sebagian kecil yang akan muncul di hasil pencarian.

Hasil pencarian hanya menampilkan meta tags yang terdiri dari meta title dan meta description.  Tantangan Anda yaitu untuk bisa membuat judul semenarik mungkin tanpa melebihi batasan yang ditentukan Google. Selain itu, Anda juga harus bisa merangkum keseluruhan isi artikel ke dalam 110 sampai 120 karakter.

13. Update Konten Lama

Konsisten membuat konten baru untuk webite memang langkah yang bagus. Namun, bukan berarti Anda bisa mengabaikan konten-konten lama yang sudah diterbitkan. Bisa jadi konten terebut adalah sumber traffic yang tidak kalah banyak dari konten baru.

Anda bisa melakukan evaluasi menggunakan bantuan Google Search Console. Melalui Google Search Console, Anda bisa mengetahui performa masing-masing halaman website di hasil pencarian.

14. Posting di Medium

Media sosial bukan satu-satunya plathfrom yang bisa Anda gunakan untuk membagikan konten website. Plathfrom lain yang layak di manfaatkan adalah medium. Medium merupakan plathfrom community journalism dengan 60 juta pembaca setiap bulannya.

Medium memungkinkan Anda untuk menerbitkan kembali konten website Anda di plathfromnya dan memberikan canonical link. Canonical link berfungsi untuk memberi tahu mesin pencari bahwa dua konten yang identik sebagai satu URL yang sama sehingga tidak akan merusak reputasi SEO website Anda.

15. Periksa Link yang Eror

Coba perhatikan satu per satu artikel yang sudah diterbitkan. Hampir semua artkel tersebut kemungkinan besar mengandung link, baik link internal maupun eksternal. Niat awal meletakkan tautan tersebut pasti untuk mempermudah pengunjung website berpindah dari atu halaman ke halaman lain atau untuk mengakses sumber informasi dari website lain.

Sayangnya, terkadang tautan tersebut mengalami kadaluwarsa. Oleh karena itu Anda perlu melakukan pemeriksaan link secara regular agar pengunjung selalu diarahkan ke halaman yang semestinya, Anda bisa menggunakan Google Search Console untuk pemeriksaan link tersebut.

Semoga bermanfaat!