Cara memanfaatkan sampah rumah tangga.Apakah Anda memiliki masalah pada proses mengelola sampah rumah tangga? Sedikit saja lebih memikirkan pengelolaan sampah rumah tangga mampu membuat rumah Anda menjadi lebih nyaman. Dengan perencanaan yang matang, Anda mampu menghemat biaya dan menjaga lingkungan. Untuk itu ayo kita mulai dari langkah pertama mengenai pengelolaan sampah, sisa makanan, dan juga benda-benda yang bisa didaur ulang.

 Berikut, Cara Memanfaatkan Sampah Rumah   Tangga Yang Mudah

   1. Mengurangi Jumlah Sampah.

a). Gunakan kantung kain, bukan kantung plastik. Hal sekecil ini dapat mengurangi jumlah sampah di rumah Anda. Apa pun barang belanjaan Anda, pilihlah kantung kain yang bisa digunakan kembali, daripada menerima kantung plastik dari toko tempat Anda berbelanja. Dengan demikian sediakanlah beberapa kantung kain dan simpanlah kantung kain ditempatnya agar Anda tidak lupa membawanya saat berbelanja, misalnya di dapur or di bagasi mobil ,dan memanfaatkan sampah rumah tangga

b). Lebih baik, belilah makanan tanpa/dengan sedikit kemasan. Jika Anda cenderung membeli makanan memakai kemasan plastik yang dimasukkan dalam kemasan kotak karton, Anda mungkin mengumpulkan banyak sampah melebihi yang Anda diinginkan. untuk itu beli makana yang cuma mengunakan sedikit kemasan.

c). Jangan gunakan minuman kemasan kecuali Anda terpaksa. Air dan minuman lainnya pada kemasan botol membuat masalah sampah di mana-mana.Mesin pencacah kompos Di beberapa tempat, meminum air dari botol paling aman dibandingkan langsung dari keran air, namun jika kondisinya tidak memungkinkan di lokasi Anda, pertimbangkan untuk meminum air langsung dari kerannya. 

d). Kurangi penggunaan kertas. Jika Anda memakai komputer, ada beberapa alasan mengapa Anda mempunyai banyak sampah kertas di rumah. Melakukan perkiraan penggunaan dalam mengurangi kertas yang Anda beli dan kertas yang dikirim ke kotak pos Anda bisa mencegah Anda dari kepusingan akibat menyortir tumpukan kertas tersebut.

2. Mengunakan Pengunaan Ulang dan Daur Ulang            Sampah Rumah Tangga

a). Donasikan barang-barang Anda jika memungkinkan

Jika Anda mempunyai pakaian lama, barang elektronik, atau barang lainnya yang sudah tidak anda gunakan tetapi masih berfungsi dengan baik, donasikan saja, jangan membuangnya

b). Gunakan kembali wadah-wadah yang ada.

Wadah yang tahan lama bisa digunakan kembali beberapa kali sebelum dibuang atau didaur ulang

c). Patuhilah peraturan Yang Telah Ditetapkan.

 Di beberapa tempat, Anda perlu menyortir sampah plastik, gelas atau kaca, dan kertas, dan membuang secara terpisah sesuai dengan jenisnya, agar dapat didaur ulang, sedangkan di lokasi-lokasi lain Anda bisa membuang sampah daur ulang di satu tempat sampah yang sama.

d). Buanglah sampah dan limbah yang berbahaya dengan cara yang benar.

Ada beberapa barang rumah tangga yang tidak bisa didaur ulang maupun digunakan kembali

    3. Membuat Kompos

a). Simpan sisa makanan dan potongan-potongan rumput

Sisa makanan dan potongan rumput tidak perlu dibuang dikarenakan anda bisa membuat kompos dari bahan-bahan ini dan mengubahnya menjadi pupuk yang kaya nutrisi yang bisa digunakan untuk menyuburkan kebun dan juga bisa melakukan cara fermentasi daun bambu kering

b). Tentukan suatu area untuk kompos

Pilihlah sebuah lokasi yang terkena cahaya matahari atau setengah teduh di pekarangan agar menjadi area kompos

c). Pilihlah Bahan membuat tumpukan “kompos dingin” atau “kompos panas”.

Membuat tumpukan kompos dingin tidaklah sulit, namun membutuhkan waktu yang lebih lama hingga kompos siap digunakan. Membuat tumpukan kompos panas membutuhkan sedikit usaha ekstra, namun kompos akan siap digunakan dalam waktu 6-8 minggu.

d). Pelihara kondisi area kompos

Jika tumpukan terlihat cepat membusuk dan berlendir, tambahkan bahan-bahan berwarna cokelat agar memperlambat prosesnya.cara memanfaatkan sampah rumah tangga

e). Gunakan kompos jika sudah siap

Anda bisa tahu jika kompos sudah bisa digunakan, yaitu saat warnanya berubah menjadi cokelat tua atau hitam dan berbau tanah. Kompos Anda bisa digunakan untuk menyuburkan tanaman sayur, buah atau bunga di kebun Anda, atau sebarkan saja di pekarangan supaya rumput dan tanaman lainnya yang sudah ada mendapatkan asupan gizi tambahan.