Cara membuat kompos kotoran sapi.Mengolah kotoran sapi menjadi pupuk kompos adalah salah satu cara untuk mengurangi limbah kotoran sapi. Selain sangat bermanfaat untuk tumbuhan, hal seperti ini sangat membantu kita dalam menghindari lingkungan dari pencemaran. Alasan pupuk kimia mampu merusak tanah,hal ini akan bisa membantu kita dalam mengurangi limbah, cara membuat pupuk kompos ini akan tentunya akan sangat membantu kita dalam mengurangi penggunaan pupuk kimia dan yang terdapat pada kegunaan pupuk dolomit.Untuk itu, kalian pasti penasaran kan bagaimana sih cara membuat pupuk kompos dari kotoran sapi yang mudah?
Bahan-Bahan Pembuatan Kompos Kotoran Sapi

Sebelum kita beranjak ke cara pembuatan komposnya,untuk itu kita siapkan terlebih dahulu bahan dan juga alat yang tentunya akan sangat dibutuhkan dalam cara membuat kompos dari kotoran sapi .Berikut ini adalah beberapa deretan alat dan juga bahannya:
- Kotoran sapi (yang sudah bercampur urin itu lebih baik) sebanyak 80 kg
- Serbuk kayu atau gergaji atau sekam atau jerami sebanyak. Jika potongan terlalu besar kita dapat memotongnya sesuai dengan ukurannya.
- EM4 adalah bahan pemicu mikroorganisme dalam pengelolaan pupuk kompos sebanyak 250 ml (untuk mengaktifkannya biasanya dicampur dengan air yang sesuai dengan aturan takaran pakai di botol)
- abu dapur paling sekitar 10 kg (jika ada)
- Kapur pertanian sebanyak 2 kg
- Cangkul
- Wadah besar
- Plastik besar atau terpal
Media Pembuatan Kompos Kotoran Sapi
Sebelum kita melakukan proses pembutan dan pengolahan pupuk kompos dari kotoran sapi, lingkungan untuk lokasi atau area pembutan kompos perlu diperhatikan juga agar mampu memperlancar dan juga tidak terjadi kendala dalam proses pembuatan pupuk kompos dari kotoran sapinya.
- Lokasi pembuatan kompos harus dia area yang tidak terkena sinar matahari atau didalam ruangan atau teras rumah.
- lokasinya harus terhindar dari area yang terdapat genagan air apalagi air hujan,karena bisa menyebabkan penghambatan proses pengomposannya
- Suhu dalam pembuatan kompos jangan terlalu panas dan jangan terlalu dingin,dikarenakan suhu juga bisa mempengaruhi kehidupan mikroorganisme dalam pemerosesan pupuk.
- Sirkulasi udara yang baik akan sangat menunjang berkembangan mikroorganisme dalam pupuk.
Cara Pembuatan Kompos Kotoran Sapi
- Langkah awal yaitu kita campurkan semua bahan (kotoran sapi, serbuk kayu, abu sekam, dan kapur) menjadi satu ke wadah atau tempat yang besar.Mesin pencacah kompos Setelah bahan tercampur maka tutup campuran pupuk kompos tersebut dengan plastic atau terpal kemudian diamkan selama satu hari.
- Setelah satu hari, aduk-aduk dan bolak balik pupuk kompos agar sirkulasi udaranya baik ,dan tidak lupa untuk sambil beri atau siram sedikit demi sedikit EM4 yang sudah dicampur oleh air. untuk itu aduk semua bahan agar bisa tercampur dengan rata,setelah itu tutup kembali bahan pupuk kompos dan diamkan selama satu minggu.
- Untuk proses pengadukkan itu dilakukan setiap 3 hari sekali (atau 1 minggu sekali juga bisa). Proses ini membutuhkan waktu paling lama sekitar 3 – 4 minggu sampai pupuk kompos benar-benar bisa digunakan.
- Salah satu tanda saat mikroorganisme atau mikroba sudah bisa bekerja melakukan pembusukkan kompos adalah suhu yang meningkat. Saat proses mengaduk di dalam terpal terasa hangat berarti proses pembusukkan tengah berjalan
- Pada minggu ke 3 atau 4 bisa dicek kembali. Jika bahan pupuk kompos berwarna coklat kehitaman, tidak berbau menyengat, dengan suhu tidak terlalu hangat maka pupuk kompos dari kotoran sapi suda bisa dipakai.
- Jika merasa bahan pupuk kompos terlalu besar, pupuk tersebut bisa dipotong sesuai ukuran yang pas memakai alat yang manual sajah.
