Cara  Menanam Jagung – Untuk para sebagian orang, rumah yang mempunyai pekarangan yang luas ialah hunian yang sangat sempurna, sebab artinya mereka dapat menyalurkan hobi mereka untuk berkebun. Akan tetapi, tidak hanya tanaman hias saja yang dapat ditanam, Anda juga dapat menanam tanaman untuk dikonsumsi sendiri, misalnya seperti menanam jagung. Cara menanam jagung memang membutuhkan ketelatenan, tetapi aktivitas ini dapat sekaligus menjadi quality time antara Anda dan keluarga.

Menanam jagung dapat menjadi aktivitas menyenangkan saat di rumah. Jagung ialah tanaman musim panas yang paling baik jika ditanam sesudah suhu tanah mencapai 16 derajat Celsius. Karena jagung yang ditanam di tanah yang dingin serta basah kemungkinan besar tidak akan berkecambah.

Menanam jagung yang paling tepat dilakukan ketika suhu udara antara 16 sampai 35 derajat Celsius. Tanaman ini juga hanya membutuhkan waktu 60 sampai 100 hari untuk mencapai masa panen, tergantung dari varietas serta jumlah panas selama musim tanam.

Cara Menanam Jagung

cara menanam jagung

1.Pilih Bibit Jagung yang Bagus

Cara menanam jagung yang paling penting yaitu memilih bibitnya. Sebaiknya Anda memilih bibit jagung yang memiliki kualitas unggul atau merk terkenal bila Anda membelinya di kios pertanian.

Akan tetapi jika Anda memilih bibit dari tanaman jagung, sebaiknya bibit diambil dari batang jagung yang benar-benar berkualitas, besar, sehat serta terbebas dari hama dan juga penyakit.

Anda dapat memilih tongkol atau buah jagung yang masih terbungkus rapat bila hendak menggunakan bibit buatan sendiri. Dari buah jagung yang hendak digunakan tadi sebaiknya Anda mengambil biji pada bagian tengahnya dijadikan untuk bibit.

2.Siapkan Tanah untuk Media Tanam

Untuk menanam jagung juga dibutuhkan tanah yang gembur. Akan tetapi, pertama-tama, tanah harus bersih terlebih dahulu dari sisa tanaman lama atau rumput-rumputan.

Anda dapat mencangkul tanah dengan kedalaman 25 cm. Sesudah dicangkul, selanjutnya tanah dapat diratakan kembali. Jangan lupa untuk membuat parit bedengan dengan baik supaya tanaman jagung bisa mendapatkan air yang seimbang ketika musim hujan tiba.

Pilih tanah yang menerima paling tidak enam jam atau lebih paparan sinar matahari langsung. Anda juga harus memilih tanah yang kaya akan bahan organik. Anda dapat menambahkan kompos ke area tanah sebelum proses penanaman jagung.

Selain hal itu, sebelum menanam jagung pada lahan, sebaiknya diberikan kapur terlebih dahulu atau melakukan pengapuran gunanya untuk menurunkan tingkat keasaman pada tanah. Pastikan pula tanah mempunyai tingkat keasaman antara 5,5 dan juga 7,0.

3.Menanam Bibit Jagung

Taburkan benih jagung dengan dalam 3 sampai 5 cm, setiap lubang dapat dimasukan 2 sampai  3 biji jagung. Jika jenis jagung besar ditanam dan tidak diselingi dengan tanaman yang lain, maka jarak yang baik ialah antara 90 x 60 cm.

Akan tetapi, bila jenis jagungnya kecil dan Anda tidak menanam tanaman yang lain di sekitarnya, sebaiknya menggunakan jarak tanam antara 80 x 40 cm.

4. Waktu Penyiraman

Siram jagung dua sampai tiga kali seminggu, atau saat 3 cm bagian atas tanah sudah mulai mengering. Siram jagung dengan menggunakan air hingga membasahi sekitar 5 cm permukaan tanahnya pada setiap minggu.

Hindari penyiraman di atas tunas karena ini bisa mengakibatkan masalah jamur. Sebaliknya, siram tanaman di dekat permukaan tanah supaya dedaunan tetap kering.

5.Berikan Pupuk Tambahan

Berikan pupuk 120 gram untuk setiap 1,5 meter persegi bedengan ketika batang jagung tumbuh mempunyai delapan daun. Taburkan pupuk pada sekitar tanaman, kemudian siram bedengan supaya meresap ke dalam tanah.

6.Pantau Hama dan Penyakit

Sesudah mengetahui cara menanam jagung, Anda juga harus memerhatikan hama serta penyakit. Jagung bisa terserang cacing potong, cacing kabel, kumbang kutu, cacing telinga jagung, dan bisa juga penggerek jagung. Cari hama dan tusuk tangan lalu hancurkan mereka.

Tempatkan setetes minyak mineral pada ujung setiap telinga untuk melapisi serta membuat cacing telinga mati lemas. Penggerek jagung biasanya akan membuat terowongan ke dalam batang dan juga telinga untuk mulai makan.

Lakukan dengan menggunakan tangan untuk kontrol yang lebih baik. Jagalah supaya taman bebas dari puing-puing tempat cacing telinga serta penggerek bisa hidup.

7.Pastikan Penyerbukan yang Tepat

Salah satu cara menanam jagung yang kadang bisa terlupakan yaitu penyerbukannya. Goyangkan batang tumbuhan jagung dengan lembut ketika menghasilkan sutra dan sudah mulai menjatuhkan serbuk sari. Mengguncang batang ini untuk memastikan penyebaran serbuk sari agar lebih merata serta pembentukan tongkol yang lebih baik.

8.Memanen Jagung

Cara menanam jagung telah dipahami, sekarang saatnya cara memanen jagung.

Panen jagung ketika jumbai sudah mengering dan warnanya berubah menjadi cokelat, sekitar tiga minggu sesudah jumbai pertama terbentuk. Kupas kulit jagung lalu dorong kernel dengan menggunakan kuku untuk menguji tingkat kematangannya.

Jagung sudah siap dipetik bila bijinya cukup empuk untuk ditusuk serta sarinya terlihat menyerupai susu. Tarik telinga ke bawah sembari memutar tajam untuk melepaskannya dari tangkai.

Sesudah dipetik, Anda dapat menjemurnya hingga kering. Sesudah kering buah jagung dapat disimpan atau dilakukan penggilingan untuk memisahkan antara biji jagung dengan janggel jagung. Atau bisa dengan menggunakan Mesin Pemipil Jagung.

Sebaiknya untuk penyimpanan jagung juga perlu menggunakan tempat yang aman dari gangguan hama misalnya seperti tikus.

9.Menyimpan dan Mengawetkan Jagung

Paling baik jagung dimakan ketika masih segar. Jagung dapat disimpan di dalam lemari es selama 2 sampai 4 hari dan jangan lupa untuk bungkus kulit yang belum dibuka dengan menggunakan tisu basah.

Jagung rebus dapat dibekukan selama 3 hingga 6 bulan. Anda pun dapat menjadikan jagung untuk pelengkap sayuran atau salad. Atau Anda dapat menyajikan jagung bakar untuk camilan keluarga atau bisa juga teman di rumah.

Demikian artikel tentang Cara Menanam Jagung, semoga bisa bermanfaat bagi yang membacanya!