Cara Menanam Kedelai – Kedelai ialah bahan pangan ketiga sesudah padi. Selain mempunyai kandungan protein yang tinggi, kedelai juga bisa digunakan untuk bahan olahan berbagai macam makanan. Penghasil kedelai utama dunia di dunia yaitu Amerika Serikat, meskipun kedelai ini sudah dibudidayakan di berbagai negara. Biasanya tanaman yang tergolong dalam tanaman polong-polongan ini ditanam di daerah persawahan atau lahan kering sesudah panen padi. Akan tetapi meski demikian, kedelai juga bisa ditanam di dalam media polybag atau pot untuk mengatasi keterbatasan lahan. Cara menanam kedelai di dalam polybag tidaklah sulit, sehingga bisa Anda jadikan untuk usaha sampingan di rumah, selain mudah tentu saja juga bisa mendatangkan keuntungan.
Cara Menanam Kedelai dengan Polybag

Menanam kedelai dengan menggunakan polybag atau pot sangatlah mudah, sedikit sama dengan cara menanam kedelai biasanya. Karena tanaman kedelai ini bisa hidup di lahan yang kering sekalipun, dengan suhu optimal 23 sampai 45°C. Selain itu, supaya bisa tumbuh dengan baik tanaman kedelai ini juga harus mempunyai sistem drainase yang baik dikarenakan kedelai tidak menyukai genangan air, maka sangat cocok untuk ditanam menggunakan polybag. Dan langkah-langkah yang perlu Anda lakukan saat menanam kedelai dalam pot atau polybag yaitu sebagai berikut:
1. Pembenihan
Untuk pemilihan benih perlu dipilih dari induk yang berkualitas, sehat serta pastinya bebas dari hama. Pemilihan bibit ini akan sangat berpengaruh pada kualitas tanaman kedelai. Pemilihan benih yang berkualitas juga mempunyai daya tumbuh yang lebih cepat dan juga seragam.
2. Penyiapan Media Tanam
Untuk media tanam Anda bisa menggunakan pot, polybag, ataupun menggunakan wadah bekas yang sudah tidak digunakan dengan ukuran minimal 30 cm. Berikutnya lubangi bagian bawah pot supaya air bisa mengalir. Untuk media tanam perlu mencampurkan tanah, pupuk kandang, pupuk kompos, sekam padi serta arang dengan menggunakan komposisi 1:1:1 . Ayak seluruh bahan untuk menghasilkan media tanam yang halus, aduk sampai seluruh bahan tercampur rata, dan pastikan jika bahan-bahan yang Anda gunakan mempunyai kualitas yang baik. Selain menggunakan campuran tersebut, Anda juga bisa menambahkan pupuk Urea sekitar 3 sendok digunakan untuk setiap pot. Sesudah semua siap, letakkan pot atau polybag di tempat yang tidak tergenang air. Lalu masukkan media tanah yang sudah diayak sebanyak 10 kg untuk setiap polybag. Sesudah polybag siap, kemudian siram media tanam secukupnya dan diamkan.
3. Penanaman
Sesudah benih tanaman serta media tanam sudah siap, maka Anda bisa memindahkan benih ke dalam pot atau polybag yang sudah Anda persiapkan. Lubangi media tanam, akan tetapi lubang tanam janganlah terlalu dalam karena bisa menghambat pertumbuhan kecambah. Untuk menanam, tanam kurang lebih 4 biji kedelai untuk setiap polybag.
4. Perawatan
Untuk menghasilkan hasil tanaman yang terbaik, tentu saja memerlukan perawatan yang baik dan juga teratur. Perawatan tanaman kedelai di dalam polybag ini tidaklah serumit ketika melakukan penanaman polybag di lahan terbuka yang meliputi:
-
Penyiraman
Penyiraman tanaman kedelai bisa Anda lakukan setiap 10 hari sekali untuk suhu normal, dan jika pada suhu tinggi penyiraman bisa Anda tingkatkan untuk menjaga kesegarannya, akan tetapi jangan biarkan ada air yang menggenangi tanaman kedelai Anda, karena akan sangat beresiko pada pembusukan tanaman.
-
Pemupukan
Untuk tanaman jenis kedelai, jenis pupuk yang digunakan ialah pupuk Urea, TSP dan KCL dengan komposisi 1:2:1 atau sesuai dengan kebutuhan tanaman tersebut. Kebutuhan pupuk ini juga perlu disesuaikan dengan tipologi tanah. Pemupukan pada tanaman kedelai bisa dilakukan selama tiga kali periode yang antara lain yaitu pemberian pupuk dasar, sesudah 25 hari masa tanam dan ketika tanaman kedelai berumur 40 sampai 45 hari sesudah masa tanam. Selain hal pemberian pupuk, untuk mengurangi keasaman, Anda juga bisa memberikan kapur pada media tanam Anda.
-
Pengendalian hama dan penyakit
Ada beberapa jenis penyakit dan hama yang bisa menyerang tanaman kedelai antara lain yaitu hama daun, hama polong, hama tikus, dan berbagai macam jenis penyakit yang disebabkan karena virus maupun bakteri. Untuk usaha pencegahannya bisa dilakukan dengan memberikan pestisida atau insektisida. Akan tetapi untuk Anda yang menggunakan media tanam di polybag akan sedikit diuntungkan dikarenakan resiko serangan hama serta penyakit akan semakin kecil. Meski dengan demikian pengendalian hama serta penyakit juga sangat perlu dilakukan karena untuk menjaga supaya tanaman bisa tumbuh subur. Langkah ini bisa Anda lakukan dengan cara menyemprotkan pestisida pada tanaman kedelai.
5. Pemanenan
Pemanenan tanaman kedelai ini bisa Anda lakukan saat tanaman kedelai berumur 75 sampai 100 hari sejak masa tanam atau saat daun dan polong kedelai sudah mulai menguning dan mulai rontok.
Mesin Giling Kedelai
Mesin Giling Kedelai ialah sebuah alat yang berfungsi untuk menggiling biji kedelai untuk dijadikan tepung kedelai. Tepung kedelai inilah yang nantinya akan digunakan untuk bahan dasar untuk pembuatan tahu.
Demikian artikel tentang Cara Menanam Kedelai, semoga bermanfaat!
