Adanya ruang hijau atau taman di rumah dapat membuat penghuninya menjadi lebih santai dalam kehidupan sehari-hari. Rumah akan menjadi terasa lebih sejuk jika dilihat dan udaranya segar. Hal tersebut merupakan salah satu dari sekian banyaknya manfaat menanam rumput di lingkungan sekitar kita.
Manfaat menanam rumput
Berikut merupakan beberapa manfaat menanam rumput:
1. Menjadi suplai oksigen
Seperti yang telah diketahui, rumah saja tidak bisa memberikan kontribusi terhadap kesehatan penghuninya. Ruang-ruang menjadi apek dan lembab karena tak ada cukup pergerakan udara didalamnya. Jika memiliki taman, walaupun kecil dengan rumput yang menghijau, tentunya kesehatan dan suplai oksigen pada ruangan tersebut akan lebih baik.
2. Menghasilkan antibiotik
Rumput diyakini bisa menunjang kesehatan manusia. Hal tersebut bisa terjadi karena rumput bisa menghasilkan antibiotik yang dibutuhkan oleh tubuh. Rumput juga bisa memberikan suasana segar di area sekitar rumah.
Tumbuhan rumput yang menghampar di taman dapat menggantikan kesan kosong dan tidak terawat pada halaman sebuah rumah. Lahan yang hanya terdapat tanah saja kurang menarik jika dibandingkan dengan halaman rumah yang tertaam rumput.
3. Produsen oksigen dalam proses fotosintesis
Rumput dan tanaman yang di tanam di sekitar rumah juga memberikan lebih banyak oksigen di area sekitar rumah. Hal ini disebabkan karena rumput juga memproduksi oksigen saat terjadinya proses fotosintesis.
4. Penyubur tanah yang efektif
Manfaat lain dari adanya rumput ialah dapat menjadi penyubur tanah yang efektif sehingga kita turut menjaga kesehatan lingkungan dengan cara menanam rumput di sekitar rumah. Rumput dapat menutupi tanah dan mencegah pengikisan tanah oleh erosi, contohnya pada saat hujan rumput dapat membantu menyerap air ke dalam tanah. Jika semua rumah menanam rumput di halaman depannya, maka kemungkinan banjir di sekitar dapat lebih berkurang.
Hal pertama yang harus diperhatikan dalam menanam rumput pada taman adalah letak taman rumput pada saat proses mendesain rumah. Kita dapat meletakkan taman di depan, belakang, atau bahkan di tengah bangunan.
Taman yang di tanami rumput akan baik jika dipadukan dengan akses menuju ruang-ruang bersama. Artinya, kita bisa meletakkan taman di dekat ruang makan ataupun ruang keluarga.
Menanam rumput agak rumit karena membutuhkan perawatan agar terlihat cantik dan enak jika dipandang. Namun perawatan rumput pun tak sulit jika dilakukan, yaitu hanya dengan cara menyiraminya dan memberinya pupuk saja.Tak lupa, rumput juga sesekali harus di potong agar tak tumbuh terlalu lebat. Sebaiknya dalam memotong rumput tersebut menggunakan mesin chopper rumput agar lebih mudah dan efisien.
Rumput dapat dibeli dari penjual tanaman hias dan pada umumnya dijual per meter persegi. Jenis rumput juga sangat bervariasi, yang populer adalah rumput gajah mini, rumpput jepang dan rumput bermuda. Cara menanamnya pun tergolong cukup mudah, yaitu dengan cara menempelkannya pada tanah yang sebelumnya sudah dibersihkan, digemburkan, dan diberi pupuk terlebih dahulu.
Rumput yang sering dictanam di taman
Berikut merupakan beberapa rumput yang sering di tanam di taman:
1. Rumput gajah mini

Tumbuhan rumput ini ialah salah satu tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai hiasan di taman. Tanaman gajah mini ini ialah versi mini dari rumput gajah. Sesuai dengan namanya, ukuran rumput ini lebih kecil dari tanaman asli biasanya, karena digunakan untuk taman.
Rumput gajah mini memiliki keunggulan yaitu harganya yang terjangkau, selain itu jenis rumput hias ini tahan lama dan kuat ketika di injak. Jadi tumbuhan ini sangatlah cocok jika di gunakan untuk mempercantik taman yang sering di lewati oleh banyak orang.
Ciri khas dari rumput gajah mini ini ialah pola alur pertumbuhannya. Daunnya bukan tumbuh ke atas tetapi malah tumbuh menyamping. Namun rumput ini juga memiliki kekurangan, yaitu tekstur daunnya kasar dan ukuran daunnya yang cukup besar. Tak hanya itu saja, pertumbuhannya juga sangat cepat. Perawatannya juga harus sering sering di lakukan yaitu dengan cara memotongnya menggunakan mesin chopper rumput karena pertumbuhannya yang sangat cepat. Penyiaraman tidak harus sering dilakukan, hanya perlu dilakukan seminggu sekali kecali musim kemarau.
2. Rumput jepang

Tumbuhan rumput ini ialah salah satu macam rumput yang sudah dikenal sebagai rumput hias yang terkenal keindahannya. Tanaman rumput ini sangat populer di kalangan masyarakat dan mungkin juga anda menggunakannya untuk mempercantik taman yang terdapat di rumah anda. Pada umumnya rumput ini di tanam dengan tujuan untuk menutupi tanah yang kosong yang tidak atau belum di tumbuhi tumbuhan dan bisa juga untuk menambah keindahan taman agar tampak hijau dan asri.
Meskipun memiliki nama rumput jepang, tumbuhan ini tidak berasal dari Jepang. Nama ini di dapatkan di karenakan kebiasan orang indonesia dalam membedakan jenis tanaman berdasarkan ukurannya agar gampang diingat.
Jika di bandingkan dengan jenis rumput hias yang lainnya, rumput jepang bisa membuat taman menjadi terlihat lebih rapi, selain itu rumput ini sangat baik untuk menyerap genangan air, sehingga pada saat hujan lebat sekalipun anda tak akan menemui genangan air pada taman di rumah anda.
3. Rumput bermuda

Rumput bermuda termasuk ke dalam rumput yang bisa tumbuh dengan baik di wilayah hangat yang cenderung panas, rumput bermuda merupakan tanaman yang cocok untuk ditanam di halaman rumah kamu agar terlihat lebih cantik. Warna khas dari rumput Bermuda ini adalah hijau tua yang akan terlihat sangat cantik jika terpapar sinar matahari.
Jika suhu wilayah tempat tinggalmu cenderung turun drastis di malam hari, jangan tanam rumput Bermuda, karena rumput jenis ini hanya bisa hidup di wilayah dengan suhu panas hingga sangat panas.
4. Rumput Zoysia
Rumput jenis Zoysia sangat cocok di tanam pada wilayah dengan cuaca panas atau beriklim tropis, misalnya seperti Indonesia. Ketika ditanam di wilayah dingin, rumput Zoysia ini akan menjadi berwarna coklat dan tidak bisa tumbuh dengan subur.
Meskipun harus menunggu sedikit lebih lama untuk tumbuh dengan subur, ketika sudah tumbuh sepenuhnya rumput Zoysia ini menjadi sangat kuat dan tidak perlu melakukan pemotongan terlalu sering seperti rumput pada umumnya yang sering di tanam.
