Botol bekas adalah limbah yang mencemari lingkungan sekitar. Cara memanfaatkan sampah plastik yang satu ini yaitu bisa mendaur ulangnya menjadi barang yang lebih bermanfaat. Pemerintah telah melakukan kampanye pengurangan sampah plastik di dengan berbagai cara. Jadi, mulai sekarang kurangilah penggunaan sampah plastik. Salah satunya dapat digunakan sebagai substrat tanaman. Pemanfaatan botol bekas untuk media tanam bisa dijadikan alat alternatif jika tidak memiliki lahan yang luas karena bisa digantung.
Pemanfaatan botol bekas selain digunakan sebagai media tanam, mengurangi sampah rumah tangga dan menghasilkan nilai ekonomi karena menggunakan barang bekas tidak perlu membeli bahannya karena bisa didapatkan secara gratis. Menggunakan botol yang digunakan untuk menanam cukup sederhana.
Dapat digunakan sebagai substrat untuk menanam sayuran, bunga kecil atau spesies lain yang cocok, juga dapat digunakan untuk pembibitan yang sudah berproduksi. Penggunaan botol bekas lebih menghemat ruang terutama di perkotaan yang rumahnya sempit namun tetap ingin menanam sayuran dan penghijauan, bahkan ada yang memanfaatkannya sebagai tempat menanam sayuran organik.
Pot sangkar botol plastik juga dapat digunakan untuk penanaman perkotaan di rumah, di teras rumah yang sempit atau bahkan hanya di jendela rumah yang sempit.
Cara memanfaatkan botol bekas untuk media tanam
Pemanfaatan botol bekas untuk media tanam yang pertama, Pilihlah botol bekas
Cara menggunakan botol bekas sebagai media tanam pertama adalah dengan memilih botol yang tepat, tujuannya agar sesuai dengan ukuran tanaman yang ditanam. Jika Anda ingin menanam tanaman kecil atau besar, jenis bunga dan beberapa jenis sayuran, bisa menggunakan botol ukuran sekitar 500 ml dan kurang.
Sedangkan botol berukuran 1 liter digunakan untuk menanam tanaman berukuran sedang, dan botol berukuran 2 liter atau lebih dapat digunakan untuk tanaman berukuran sedang ke atas.
Modelkan botolnya
Membentuk botol juga tidak sulit, yaitu cukup memotong 1/3 bagian atas botol atau melakukan modifikasi lain dengan membuat lubang di tengah salah satu sisi botol atau membentuknya sesuai dengan proses penanaman kreasi Anda. Perawatan dan budidaya lebih mudah beberapa tanaman.
Menembus pori-pori drainase
Cara selanjutnya dan tidak kalah penting yang tidak boleh diabaikan saat menggunakan kembali botol bekas adalah membuat pori-pori drainase. Dikatakan untuk mengatur proses air tanaman, meskipun tanaman sangat membutuhkan air, tapi bukan berarti airnya menggenang. Selain itu, air yang dituangkan harus cepat kering agar akar tanaman tidak mati bahkan busuk.
Membuat pori-pori drainase pada botol bekas sangat mudah, cukup lubang di dinding dan dasar botol dengan jarum atau paku besar. Hindari membuka terlalu besar karena dapat menumpahkan isi media tanam ke dalam botol.
Siapkan larutan nutrisi untuk tanaman
Menggunakan botol bekas sebagai media tanam perlu didukung dengan baik karena lokasinya yang sempit dan tanaman hanya memiliki sedikit ruang untuk tumbuh. Dibutuhkan banyak elemen agar tanaman botol bisa tumbuh subur. Untuk alasan ini perlu dan mengikat secara hukum untuk membuat dukungan khusus.
Ada beberapa campuran yang bisa digunakan sebagai media untuk pertumbuhan tanaman, antara lain mencampurkan tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1:1, lalu mencampur semuanya hingga siap. Lalu cukup masukkan ke dalam botol untuk digunakan sebagai media tanam
Cara pemanfaatan botol bekas untuk media tanam selanjutnya adalah Atur posisi botolnya
Jika Anda berencana menanam dalam jumlah besar, Anda harus menyetujui posisi dan mengaturnya botol-botol yang sedemikian rupa sehingga tersusun dengan rapi dimana hal ini dapat mengganggu proses perawatan tanaman.
Cara penyimpanannya sangat sederhana, yaitu menggantungnya atau membuat rak untuk menumpuknya sehingga susunan botolnya bertingkat dan disesuaikan dengan jenis tanaman. Penting juga untuk menempatkan botol di bawah sinar matahari langsung karena tanaman tidak dapat dipisahkan dari sinar matahari selama pertumbuhan, fotosintesis, dan metabolisme.
Menanam dan merawat tanaman
Pemanfaatan botol bekas untuk media tanam terakhir adalah proses penanaman dan perawatan tanaman, ketika substrat untuk botol sudah siap, segera tanam tanaman. Perawatan harus dilakukan setelah penanaman, termasuk penyiraman, pemupukan tambahan dan penyiangan misalnya tanaman langsung ke tanah. Semoga bermanfaat ya!
