Jenis Jenis Jagung – Jagung merupakan tumbuhan yang banyak ditanam oleh para masyarakat Indonesia. Jagung bisa juga diolah menjadi berbagai macam macam olahan. jenis jenis jagung pun juga sangat beraneka ragam. Biasanya dimanfaatkan oleh para petani untuk menambah keuntungan mereka. Apalagi jika musim panen sudah tiba. Perawatan dari tumbuhan jagung ini tidaklah sulit, hanya memerlukan ketelatenan saja agar jagung bisa tumbuh dengan baik dan memperoleh hasil yang memuaskan. Biasanya petani jagung menjual jagung masih ada janggelnya atau ada juga yang menjual jagung yang sudah di pipil. Pada umumnya agar lebih mudah, bisa ketika memipil jagung menggunakan Mesin Pemipil Jagung.
Pada artikel kali ini akan membahas tentang Jenis Jenis Jagung, mari simak dan baca agar mengetahui jenis jenis jagung.
Jenis Jenis Jagung
Jagung ialah termasuk salah satu jenis tanaman pangan penghasil karbohidrat yang paling penting di dunia, selain gandum dan juga padi. Di bawah ini merupakan 7 jenis jagung berdasarkan penampilan serta tekstur biji jagung.
1. Jagung Manis
Jagung jenis ini mempunyai rasa yang manis segar dan manis saat dikonsumsi ini ternyata adalah jagung yang dipanen dalam kondisi yang tidak benar-benar matang, hal ini dikarenakan di mana konversi gula menjadi pati belum sempat terjadi.
2. Jagung Berondong
Mempunyai karakteristik kulit luar yang keras, yang digunakan untuk membungkus sejumlah kecil pati lunak. Biji jagung ini akan meletus jika dipanaskan dikarenakan mengembangnya uap air di dalam biji. Volume pengembangannya juga sangat bervariasi atau tergantung dari varietasnya, bisa juga mencapai 15 sampai 30 kali dari besar semula. Varietas ini bertujuan dan ditujukan untuk konsumsi manusia, akan tetapi tingkat panennya lebih sedikit jika dibandingan dengan jagung jenis yang lainnya.
3. Jagung Tepung atau Floury Corn
Salah satu dari varietas jagung tertua ini mempunyai biji yang lembut serta di dalamnya mengandung pati lunak. Jagung jenis tepung ini mudah untuk digiling serta digunakan untuk bahan membuat makanan-makanan yang dipanggang dan makanan yang lainnya. Biasanya tipe jagung floury ini memiliki umur yang panjang serta khusus ditanam di bagian dataran tinggi Amerika Selatan (Peru dan Bolivia).
4. Jagung Gigi Kuda atau Dent Corn
Jenis jagung ini dinamakan jagung gigi kuda dikarenakan ceruk yang ada di tengah-tengah bijinya saat dalam keadaan kering membuat penampakannya menyerupai gigi kuda. Jagung dengan jenis gigi kuda ini rasanya hambar serta bertepung banyak maka lebih sering digunakan untuk makanan ternak, membuat sirup jagung alami, atau untuk produk industrial misalnya seperti ethanol untuk bahan bakar, minuman atau bisa untuk dibuat cairan sanitasi.
Untuk mengubah jagung ini menjadi ethanol memerlukan proses fermentasi serta distilasi. Jagung jenis gigi kuda ini adalah bahan mentah yang paling efisien, bisa diperbarukan serta pastinya aman untuk lingkungan.
5. Jagung Mutiara atau Flint Corn
Jenis jagung mutiara ini merupakan jenis jagung yang paling banyak ditanam oleh petani di Jawa yang mempunyai bentuk bulat, licin, mengkilap, dan juga keras karena bagian pati yang keras ada di bagian atas dari biji. Tipe biji jagung ini disukai oleh para petani dikarenakan tahan hama gudang.
6. Jagung Pod atau Pod Corn
Jagung jenis ini sering disebut sebagai jagung indian, jenis ini lebih bersifat hiasan jika dibandingkan dengan jagung-jagung jenis lainnya karena bijinya yang memanjang serta warnanya yang bervariasi.
7. Jagung Ketan atau Waxy Corn
Jagung jenis ketan ini lebih banyak dimanfaatkan untuk pakan ternak atau digunakan untuk pengental makanan. Endosperma pada tipe jagung waxy semuanya terdiri atas amylopectine, tetapi jagung biasa di dalamnya mengandung kurang lebih 70 persen amylopectine serta30 persen amylose.
Warna Pada Jagung
Jagung tidak hanya mempunyai warna kuning dan putih saja, akan tetapi ternyata ada warna lain dari jagung. Misalnya seperti biru, putih, kuning, putih dan kuning, atau banyak warna jagung di dalam satu tongkol. Ada satu warna lagi yang terungkap, ialah calico atau jagung warnanya berbintik-bintik, merah keunguan, merah, merah tua, merah muda, kuning, oranye, biru terang, biru gelap, biru muda, hitam, ungu, marun, cokelat, putih, dan bahkan bisa sampai warna cokelat krim. Warna-warna itu menjadi salah satu faktor yang dapat membedakan varietas satu dengan varietas yang lainnya. Sudah tercatat ada 259 varietas jagung yang ada di dunia ini.
Manfaat Jagung bagi Kesehatan
Jagung sebenarnya ialah tanaman yang kaya akan nutrisi untuk anti-oksidan bagi tubuh manusia. Lutein serta zeaxanthin adalah karotenoid utama yang ditemukan di jagung. Karotenoid berguna sebagai anti-oksidan. Supaya maksimal, sebaiknya jagung dimasak dengan cara dikukus. Jagung kuning ialah sumber beberapa vitamin B yang termasuk vitamin B3, B6, serta asam pantotenat atau vitamin B5.
Jagung juga bisa berfungsi untuk obat. Penyakit yang bisa ditanggulangi oleh jagung antara lain adalah melancarkan air seni, hipertensi, diabetes, melancarkan asi, luka bekas cacar air, diare, batu empedu, serta dapat juga untuk menangani batu ginjal.
Demikian artikel tentang Jenis Jenis Jagung, semoga bermanfaat!
