Menghitung keuntungan jualan jus buah merupakan hal yang susah-susah gampang untuk dilakukan. Musim kemarau yang cukup terik di Indonesia menyebabkan hampir semua orang menjadi sering merasa haus. Ketika mereka merasa haus pastinya mereka mencari minuman yang bisa menyegarkan tenggorokan mereka dan meredakan dahaga.

Banyak minuman segar yang dijual saat ini, salah satunya jus buah. Jus buah masih menjadi salah satu minuman favorit pelepas dahaga yang banyak dikonsumsi orang. Biasanya jus buah yang dijual dikemas menggunakan cup yang ditutup dengan mesin cup sealer.

Maka dari itu, besar peluang untuk memulai usaha jus buah. Namun, banyak pengusaha yang masih belum paham mengenai bagaimana caranya menghitung harga jual dan keuntungan jualan jus buah.

Baca juga : Rincian Modal Alat yang Harus Bisa Kamu Jadikan Acuan!

 

Langkah Menghitung Harga Jual dan Keuntungan Jus Buah

keuntungan jualan jus buah

 

Kamu tidak perlu khawatir mengenai cara menghitung harga jual dan keuntungan jus buah. Estimasikan saja jus buah yang kamu tawarkan adalah jus jeruk. Dalam 1 kg jus buah per harinya diperkirakan bisa menjadi 10 cup jus. Berikut ini penjelasan lebih lengkapnya:

1. Menentukan Presentase Keuntungan Jualan Jus Buah

Pada dasarnya, kamu harus menentukan terlebih dahulu presentase keuntungan yang ingin kamu dapatkan dengan menyesuaikan target pasar yang dibidik. Kamu harus mengetahui berapa harga pokok produksinya.

Harga pokok produksi adalah hasil penjumlahan dari seluruh biaya yang kamu keluarkan lalu dibagi dengan total porsi yang kamu jual. Tentukan target pasar jus buah sesuai dengan yang dibidik.

Fungsinya yaitu agar kamu lebih mudah menentukan berapa presentase keuntungan yang ingin kamu dapatkan. Misalnya jika kamu menjual jus di daerah kampus, tentu saja target pasarnya adalah kalangan mahasiswa.

Tidak seharusnya kamu mematok harga mahal, ada baiknya ambil presentase keuntungan sebanyak 50% saja.

2. Menghitung Semua Biaya Bahan Baku

Kamu perlu mengetahui biaya bahan baku sebelum menghitung harga jual jus buah. Biaya bahan baku adalah salah satu komponen dari perhitungan biaya harga pokok produksi (HPP).

Maka untuk mengetahui nilai HPP nya, semua biaya yang digunakan untuk bahan baku pembuatan jus buah jeruk ini harus dihitung. Jadi, asumsikan harga 1 kg buah jeruk adalah Rp. 20.000, gula 1 kg Rp. 12.000, dan air minum 2,5 liter Rp. 7.500.

Jika dijumlahkan total keseluruhan biaya bahan bakunya sekitar Rp. 39.500. Ini untuk hitungan biaya bahan baku dalam sehari.

3. Menghitung Jumlah Keseluruhan Biaya dan Bahan Pendukung

Komponen HPP tidak hanya biaya bahan baku saja. Tetapi, ada juga yang namanya biaya pendukung. Biaya pendukung usaha jus buah jeruk adalah cup dan sedotan.

Jika diestimasikan, harga cup adalah Rp. 1.250 per 10 cup. Sementara harga sedotan adalah Rp. 250 per 10 buah. Maka jika dihitung jumlah biaya pendukung adalah sekitar Rp. 1.500.

4. Menghitung Biaya Tenaga Kerja

Selain cara di atas, kamu juga harus menghitung biaya tenaga kerjanya. Biaya tenaga kerja juga termasuk ke dalam komponen HPP. Estimasikan saja gaji karyawannya sebesar Rp. 5.000 per jam.

Total jam kerja selama sehari sebanyak 8 jam kerja. Asumsi waktu yang dibutuhkan untuk membuat 1 cup jus buah yaitu 15 menit. Jadi hitungannya 2,5 jam untuk 10 cup jus buah. Maka biaya tenaga kerjanya adalah Rp. 12.500.

5. Menghitung Biaya Overhead

Asumsikan jika pemakaian listrik per bulannya adalah Rp. 45.500. Maka hitungannya per hari adalah Rp. 1.820. Per 2,5 jamnya yaitu Rp. 569. Harga perolehan gerobak adalah 2,5 juta dengan umur masa 4 tahun.

Jadi per bulan Rp. 52.083 dan per harinya Rp. 1.736. Untuk harga dispenser yaitu 500 ribu dengan masa manfaat 4 tahun, jadi per bulan Rp. 347 dan per harinya Rp. 12. Total biaya perolehan gerobak dan dispenser tersebut adalah Rp. 1.748.

Seluruh biaya tersebut ditotal menjadi sebesar Rp. 2.317.

6. Total HPP

Keseluruhan nilai HPP bisa dihitung dengan menambahkan seluruh komponen biaya lalu dibagi dengan total porsi jus.

Jadi perhitungannya adalah Rp. 39.500 + Rp. 1.500 + Rp. 12.500 + Rp. 2.317 =  Rp. 55.817. Hasil setelah dibagi dengan 10 cup yaitu Rp. 5.582.

7. Menghitung Harga Jual Jus Buah

Jika sudah diketahui berapa HPP per cup jus jeruknya, kamu bisa mulai menghitung harga jualnya. Apabila keuntungan yang diinginkan sebanyak 50%, maka perhitungannya adalah Rp. 5.582 + (Rp. 5.582×50%) = Rp. 8.373 dan itu yang menjadi harga jus jus buah per cupnya.

Penutup Rincian Jualan Jus Buah

keuntungan jualan jus buah

Itulah penjelasan terkait bagaimana cara menghitung rincian keuntungan dan harga jual jus buah. Contoh perhitungan di atas adalah penjualan jus jeruk. Jika ingin perhitungan jus yang lain tinggal ubah saja bahan bakunya. Semoga membantu.