Pakan Ternak Kambing Perah lebih beragam daripada domba. Kambing perah banak dibudidayakan oleh warga Indonesia karena fleksible, tidak memerlukan lahan ang luas, modal cukup kecil, dan juga setiap hari dapat menghasilkan air suhu yang memiliki gizi yang tinggi.

Air susu pada kambing biasa digunakan sebagai obat penyakit pada orang dewasa dan juga anak – anak. Budidaya kambing perah biasanya pada lahan yang minim, sehingga memerlukan pakan yang berkualitas dan sumplemen tambahan.

Agar air susu yang dihasilkan lebih optimal, maka perawatan ternak lebih intensif seperti kesehatan selalu dijaga, pengaturan perkawinannya, dan pemberian pakan yang sesuai.

Pakan sangat berperan penting untuk produksi susu pada kambing dewasa, dan masa pertumbuhan pada anak kambing.

 

Baca Juga: Cara Membuat Pakan Kambing Fermentasi dengan Em4

 

Pakan Ternak Kambing Perah

A. Jenis Pakan

Kambing perah lebih suka memilih – milih pakan dibanding dengan hewan – hewan ternak lainnya. Karena kambing perah lebih aktif dan liar sehingga apabila diberi pakan cenderung pilih – pilih.

Pada umumnya pakan kambng perah adalah hijauan seperti rumput, daun, sayuran serta konsentrat seperti limbah pengolahan yaitu bekatul, onggok, dan lain sebagainya.

Pemberian pakan untuk kambing perah dapat menyesuaikan ketersediaan pakan di wilayah sekitar kandang.

B. Nutrisi Pada Bahan Pakan

Pada dasarnya setiap pakan kambing perah sebaikna mengandung air, protein, lemak, karbohidrat, vitamin A dan mineral. Nutrisi – nutrisi tersebut sangat dibutuhkan oleh tubuh kambing untuk membantu pertumbuhannya.

Semua nutrisi diatas dibutuhkan oleh kambing dengan julah yang berbeda tergantung dengan berat badan, status kambing ( cempe, jantang, betina, hamil, atau sedang menyusui) serta produksi air susu.

C. Fungsi Nutrisi Bagi Kambing

Nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh kambing adalah air. Karena mempunyai fungsi dapt membantu menyusun senywa baru dalam tubuh kambing untuk menyusun bahan – bahan yang dibutuhkan ketika akan memproduksi air susu, untuk memperlancar pencernaan ketika diberi pakan kering.

Protein juga tidak kalah penting untuk pertumbuhan kambing perah, karena protein sebagai bahan baku utama untuk pembentukan sel dan juga meningkatkan kualitas air susu.

Contoh bahan pakan yang memiliki pakan dengan kandungan protein tinggi adalah daun pohon (sengon, asem, lamtoro, dan turi), ampas tahu, dan bekatul.

Usahakan dalam pemberian protein sesuai dengan yang dibutuhkan tubuh kambing, jangan sampai kurang karena pertumbuhan kambing akan kurang optimal juga. Jangan sampai kelebihan karena itu hanya akan pemborosan bahan pakan.

D. Pemilihan Bahan Pakan

Pemilihan bahan pakan sangat berpengarh dengan produksi dan hasil yang didapat. Sebaiknya pilih pakan yang berkualitas tetapi murah dan mudah jangan lupa bahan yang udah didapat sehingga keuntungan akan lebih maksimal.

Hal – hal yang harus diperhatikan ketika memilih bahan pakan

  1. Bahan pakan tersedia di sekitar lokasi guna untuk meminimalkan biaya operasional. Pakan dappat berupa hijauan segar atau limbah olahan produk pertanian.
  2. Berkualitas sesuai dengan kebutuhan kambing sehingga nutrisi dapat terpenuhii dengan baik.
  3. Bandingkan antara hrga dan kualitas antara produk satu dengan yang lainnya sehingga memperkecil pengeluaran.
  4. Usahakan yang bervariasi agar ketika hijauan sulit didapatkan tidk bergantung dengan pakan itu.

E. Cara Pemberian Pakan

  1. Pemberian secara segar.
    Merupakan cara paling mudah karena ddiberikan langsung ke kambing ternak. Kelebihannya mudah didapat dan kambing ternak pasti suka. Kekurangannya cepat membusuk sehingga tidak dapat disimpan dalam waktu yang lebih lama.
    Sebagian peternak membeli secara utuh. Namun, beberapa peternak dicacah terlebih dahulu untuk mempermudah kambing untuk dikonsumsi. Pencacahan bahan pakan memerlukan waktu yang lebih untuk peternak.
  2. Pemberian dalam bentuk kering
    Biasanya pakan ini berbentuk limbah olahan pangan yang masih layak dikonsumsi yang telah difermentasi. Persediaan air minum harus lebih banyak karena untuk memperlancar pencernaan.
    Keunggulannya dapat disimpan dalam waktu yang lama sehingga dapat digunakan alterntif ketika kesulitan mencari pakan segar.
  3. Pemberian dalam bentuk komplit
    Pakan berbentuk kering dan sudah tersusun untuk memenuhi kebutuhan kambing perah. Pakan komplit disilase atau difermentasi sehingga dapat bertahan hingga berbulan – bulan.
    Keunggulannya tekstur pakan oleh lunak dan menngeluarkan aroma untuk menambah nafsu makan kambing.

Baca Juga: Bisnis Makanan Ringan Yang Menjanjikan